Rss Feed
Tampilkan postingan dengan label INTERNATIONAL NEWS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label INTERNATIONAL NEWS. Tampilkan semua postingan


Bocah Iseng 400 Kali Telepon 911

OWEN SOUND, KOMPAS.com - Orangtua harus mengawasi anaknya dengan baik, jangan sampai membuat kehebohan. Polisi di Owen Sound, Ontario, Kanada, menuturkan, pekan lalu mereka dibuat pusing seorang anak berusia 4-5 tahun.
Anak itu bermain-main dengan telepon seluler orangtuanya dan menelepon layanan darurat 911 tidak tanggung-tanggung selama 400 kali. Petugas penjawab telepon telah memperingatkan anak kecil yang hanya disebut namanya Alex untuk menghentikan perbuatannya, tetapi tidak berhasil.
Polisi mengatakan, mungkin orangtuanya mengira telah menonaktifkan telepon selulernya.


Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO


Facebook Jadi Alat Bukti Pelanggar Lalulintas

VIVAnews - Media sosial Facebook kini tidak saja berguna untuk mencari teman. Di Israel, polisi setempat memanfaatkan laman jejaring sosial itu sebagai "alat bukti" untuk menjerat pelanggar lalu lintas.
Laman milik harian Yedioth Ahronoth, Selasa 12 Oktober 2010, mengungkapkan bahwa polisi berhasil mendakwa seorang pengemudi di pengadilan lalu lintas di kota Acre. Pria berusia 23 tahun itu ditangkap setelah polisi menyelidiki suatu akun di Facebook, yang menayangkan rekaman video saat terdakwa sedang mengendarai mobil di suatu jalan tol.
Tayangan itu menunjukkan jarum spedometer mobil mengarah ke angka 260 km/jam. Padahal, batas kecepatan maksimal jalan tol di suatu pesisir Israel itu adalah 90 km/jam. Tidak dijelaskan kapan dan di mana pelanggaran itu berlangsung.
Menurut pengakuan terdakwa, dirinya terpancing ajakan kedua temannya untuk ngebut. Aksinya itu direkam dengan video oleh teman terdakwa, yang menggunggahnya ke akun di Facebook.
Tidak disebutkan bagaimana bisa rekaman itu sampai diperhatikan polisi. Kedua teman terdakwa pun turut diseret ke pengadilan dengan tuduhan mengajak pelaku berbuat kriminal.
Tidak dijelaskan apa ancaman hukuman bagi para terdakwa.


Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO


Dua Dokter Salah Amputasi Kaki Pasien

VIVAnews - Dua dokter ini menyudahi karirnya dengan seribu malu. Salah amputasi kaki pasien. Kaki yang sehat walafiat dipotong, sedang kaki yang sakit dibiarkan. Kesalahan fatal itu menyebabkan sang pasien, seorang wanita 90 tahun di Austria, menderita tak terkira.
Seperti ditulis FOXnews edisi 12 Oktober 2010, sang nenek didiagnosa menderita penyakit pembuluh darah. Oleh keluarga dia dibawa ke rumah sakit di kota Tyrolean, Sankt Johann, Vienna
Diobati dengan rupa-rupa cara sakitnya tak sembuh-sembuh. Akhirnya pada 16 Juni 2010 tim dokter memutuskan untuk mengamputasi kaki yang sakit sang nenek. Tetapi operasi yang dilakukan berlangsung dengan sangat keliru.
Menurut Jaksa, kesalahan itu dibuat saat dua dokter sedang merencanakan operasi. Tim dokter tidak menyadari bahwa mereka mengamputasi anggota tubuh yang salah, sampai operasi itu selesai. Dua dokter itu membuang bagian tubuh yang salah.
Rumah sakit memutuskan bahwa peristiwa ini adalah murni kesalahan manusia. Prosedur keselamatan tidak berjalan dengan benar. Dan dua dokter itu harus bertanggungjawab.
Dua dokter itupun akhirnya diberhentikan. Keduanya akan diadili dengan dokter November mendatang. Sementara nasib si nenek akan menjalani operasi yang kedua.


Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO


Pilot Gagal Jantung, Pesawat Mendarat Darurat

VIVAnews - Sebuah pesawat komersil, Qatar Airways, terpaksa mendarat darurat di Kuala Lumpur, Malaysia, setelah pilotnya meninggal akibat gagal jantung. Dia tewas saat pesawat tengah terbang menuju Ibukota Qatar, Doha, dari Manila, Filipina.
Menurut laman stasiun televisi al-Jazeera, Qatar Airways berhasil mendarat darurat di Bandar Udara Internasional Kuala Lumpur (KLIA) pada Rabu, 13 Oktober 2010 pukul 11.30 waktu setempat setelah dikendalikan asisten pilot. Pesawat Airbus A330 itu tengah membawa 250 penumpang dan awak.
Menurut seorang juru bicara Qatar Airways, kapten pesawat berusia 43 tahun dan berasal dari India. Saat tengah menerbangkan pesawat, dia mengeluh sakit di bagian dada. Asisten pilot dengan sigap langsung mengambil alih kendali dan menghubungi bandara terdekat, yaitu KLIA, untuk mendarat darurat.
Namun nyawa kapten pesawat tidak bisa diselamatkan. "Pilot dinyatakan meninggal dan pihak maskapai langsung melakukan langkah yang sikap dan mengganti semua awak sebelum pesawat lepas landas pada pukul 13.15 waktu setempat," kata juru bicara Qatar Airways, seperti yang dikutip laman harian The Star.
Pejabat kepolisian Sepang, Zahedi Ayub, mengungkapkan hasil otopsi bahwa pilot yang tidak disebutkan namanya itu menderita gagal jantung.
Sementara itu, Otoritas Penerbangan Sipil Inggris (CAA) mengungkapkan bahwa tahun lalu tercatat 32 kasus dimana pilot utama tidak bisa menjalankan tugas di tengah penerbangan. Sedangkan pada 2008, tercatat 39 kasus dimana asisten pilot mengambil alih kendali pesawat setelah kaptennya menderita gangguan, baik itu keracunan makanan, mual, maupun pingsan.
Itulah sebabnya peran asisten pilot masih sangat besar di tengah situasi darurat kendati pesawat keluaran terbaru kian canggih dengan teknologi auto pilot.


Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO